Rabu, 07 September 2022

MY DIGITAL PORTOFOLIO DAY 3

 



Fakultas kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( UNUSA )

Visi fakultas kesehatan

Menjadi fakultas kesehatan terkemuka, unggul di bidang promotif dan preventif, profesional profesional, berjiwa wirausaha dan berjati diri islami. 

Misi Fakultas kesehatan

1. Melaksanakan pendidikan akademik dan vokasi di bidang kesehatan promotif dan preventif yang kompetitif, berpikir analitis, kritis dan inovatif.2. Melaksanakan kegiatan penelitian yang mempunyai kontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang promotif dan preventif.

3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

4. Menumbuhkembangkan sumber daya manusia yang profesional dan berjiwa wirausaha yang memiliki integritas dan berjati diri islami.

5. Melaksanakan manajemen profesional dalam mengelola fakultas yang terjadi di Islam.

6. menumbuhkembangkan budaya ahlus sunnah Wal jamaah an- nahdliyah dalam kegiatan akademik dan non akademik dalam kehidupan masyarakat.


Tujuan fakultas kesehatan

1. menghasilkan lulusan pendidikan akademik dan vokasi di bidang kesehatan promotif dan preventif yang kompetitif berpikir analitis dan kritis inovatif.

2. menghasilkan penelitian di bidang promotif dan preventif yang mempunyai kontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang promotif dan preventif Yang bertaraf nasional maupun internasional.

3. mewujudkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dalam program pengabdian masyarakat.

4. menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dan berjiwa wirausaha yang memiliki integritas dan berjati diri Islami.

5. Mewujudkan fakultas dengan organisasi dan tata kelola yang profesional, bermutu, serta berjanji diri islami.

6. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki budaya ahlus sunnah Wal jamaah an- nahdliyah dalam kegiatan kehidupan masyarakat.



Materi I

Muhammad fifin kombih, dr

Pentingnya Membangun Self Awareness Di era Pasca Pandemi Covid-19.


 PANDEMI COVID-19

• Penyebaran covid-19 

Berawal dari penyebaran yang terdapat pada pasar kecil di daerah Wuhan, Cina. Dari penyebaran covid 19 yang terjadi selama hampir 4 tahun terakhir bukan hanya berdampak pada kematian fisik namun juga mental. hal ini bisa kita lihat dari banyaknya masyarakat atau korban yang mengalami depresi karena fenomena terkucilkan. Banyak dari mereka yang terdampak covid-19 diasingkan dan dianggap sebagai virus. 


• Apakah kita bisa kembali memulai kehidupan normal seperti dahulu atau lebih memilih membangun kehidupan new normal. kehidupan yang normal dengan adanya masker dan cuci tangan yang saat ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia.


• apakah benar-benar masih diperlukan?

1. Pada masa sekarang penggunaan masker sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat. Namun jika dipikirkan kembali apakah masker masih diperlukan?. Jika kita identifikasi ulang, masker memang memiliki harga yang cukup murah untuk masyarakat. Namun masyarakat kecil juga membutuhkan effort dalam pembelian masker yang berulang-ulang kali.

2. Penggunaan vaksin yang berbayar di beberapa wilayah yang mungkin memberatkan masyarakat menengah ke bawah.


  SELF AWARENESS PASCA PANDEMI

Self awareness adalah keadaan diri atau keadaan seseorang yang mampu memahami kondisi dirinya sendiri dan mampu mengontrol emosi sesuai dengan keadaan sekitarnya serta mampu memahami kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya.


Self awareness bisa juga disebut metamood atau metakognisi artinya kesadaran seseorang terhadap proses berpikir serta kesadaran emosinya sendiri.


• 5 kompetensi self awareness

1. Mengetahui emosi dan mengendalikannya

2. Akurasi persepsi tentang diri

3. Kompetensi diri

4. Kepercayaan diri 

5. Efikasi diri 


 BAGAIMANA WAJAH COVID SAAT INI?

Yang saat ini ada di pemikiran masyarakat :

1. Gejala yang ditimbulkan ringan hingga sedang

2. Angka kematian kecil

3. Himbauan boleh melepas masker di ruangan terbuka.

4. Menganggap obat covid sudah ditemukan


Fakta yang dilupakan : 

1. Masih terdapat orang-orang dengan komorbid ( di mana jika dia terpapar covid 19 maka gejala yang ditimbulkan akan berat dan bisa berakibat kematian )

2. Masih terdapat orang-orang yang belum dapat divaksin ( seperti anak di bawah 6 tahun )


SELF AWARE YANG BAIK DAPAT MENIMBULKAN EMPATI TERHADAP ORANG LAIN. BERIKUT BEBERAPA HAL YANG BISA DILAKUKAN SELF WARNAI PASCA PANDEMI.

1. Selalu menggunakan masker

2. Isolasi dan sosial distancing

3. Tidak menyebar hoax atau mempengaruhi orang lain.

4. Melaksanakan vaksin


"Mulailah dengan melakukan hal-hal kecil yang sederhana."




Materi II

Prof. Dr. yudilatif M.A

Kebhinekaan Dan Berkebangsaan Pada Masa Sekarang di Indonesia


GLOBALISASI

Ekstensifikasi dan intensifikasi relasi antar manusia, antar kelompok dan antar bangsa secara Mondial.


Di era globalisasi ini penting memulai suatu hal dengan prasangka yang positif. Harus ada tujuan moral yang diimbangi dengan ilmu pengetahuan. pribadi yang baik akan berkembang di lingkungan yang baik. Sehingga tidak akan terjadi kesenjangan antara keagamaan dan kenegaraan. 


Dengan kondisi geografis Indonesia dan letak wilayah yang diapit 3 zona serta memiliki keragaman yang melimpah dari flora hingga fauna. Indonesia harus memiliki pribadi yang positif di sekitarnya. 

Istilah Indonesia adalah Taman Sari dunia oleh Soekarno merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki banyak kekayaan yang beragam. 

Seperti halnya dalam bunyi pancasila pertama Indonesia memiliki banyak keragaman agama. Dengan bunyi pancasila kedua, Indonesia memiliki keragaman banyak keragaman ras. serta bunyi Pancasila ke-3 dengan keragaman etnik yang sangat banyak mencapai 656 etnik. Ada juga keragaman multipartai di sila Pancasila ke-4 juga keragaman hirarki sosial pada Pancasila ke-5.


"konektivitas (makhluk sosial) dan inklusivitas (kesetaraan)"


NILAI INTI MORAL KOMUNITAS DI ERA GLOBALISASI DENGAN KEBHINEKAAN

1. care

2. Fairness

3. Liberty

4. Loyalty

5. Authority

6. Sanctity

* Visi misi bernegara berdasarkan Pancasila

menjadi bangsa yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur. 



Materi III

Mursyidul Ibad

Membangun Sikap Kritis dan Optimalisasi Diri Melalui Kepemimpinan


PERAN MAHASISWA

untuk menjadi seorang pemimpin seseorang harus memiliki sikap kritis dan optimalisasi diri. Mahasiswa merupakan ujung tombak perubahan atau bisa disebut direct of change, pelaku perubahan itu sendiri atau agent of change, iron stock atau generasi penerus, moral of force, serta sosial kontrol.


APA ITU BERPIKIR KRITIS

memberdayakan keterampilan atau strategi kognitif dalam mencapai tujuan dengan cara mempertimbangkan langsung pada permasalahan dalam rangka memecahkan masalah, merumuskan kesimpulan, memprediksi berbagai macam kemungkinan, dan membuat keputusan ketika menggunakan semua keterampilan tersebut secara efektif dan konteks yang tepat.


BAGAIMANA CARA MEMBANGUN SIKAP BERPIKIR KRITIS?

1. Mengidentifikasi masalah

2. Membuat dugaan, bagaimana masalah muncul?

3. Mengkolek informasi dan data yang valid

4. Menyusun data yang telah ditemukan atau diidentifikasi

5. Solusi yang sebaiknya dilakukan

6. Analisis pengimplementasian

7. Evaluasi kerja


APA ITU OPTIMALISASI DIRI

merupakan bentuk aktualisasi dan penyesuaian kita terhadap perubahan yang terjadi agar kemampuan kita mendekati optimal. 


TIPS UNTUK OPTIMALISASI DIRI

1. Diketahui dan terima batasan anda

2. Memanfaatkan kesempurnaan dengan benar

3. Belajar fokus

4. Berikan ruang untuk masukkan

5. Lakukan koreksi tentang diri Anda

6. Hidup Jangan dibawa terlalu serius

7. Terima kelemahan dan kekuatan


SIKAP YANG HARUS DIMILIKI SEORANG PEMIMPIN

Kebijaksanaan, keberanian, keterampilan, kedisiplinan tinggi serta mampu membuat keputusan.


"mengoptimalkan diri sendiri adalah memahami dan menerima segala hal ke batasan diri dengan mengembangkan berbagai skill termasuk berpikir kritis melalui kepemimpinan"





Materi IV

Qurrota a'yuni Fitriani, S.Psi, M.PSi, psikolog

Mental health awareness


KESEHATAN MENTAL

Kondisi kesejahteraan yang disadari individu, di dalamnya terdapat kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan serta berperan di komunitasnya. 

Kesehatan mental juga sama pentingnya dengan kesehatan fisik. dalam kesehatan mental itu sendiri terdapat empat tahap yakni tahap sehat stress yang secara umum bisa diatasi dengan self care dan dukungan sosial. Sedangkan tahap 3 yaitu berjuang selanjutnya krisis harus mendapatkan bantuan profesional. 


CIRI-CIRI ORANG YANG MEMILIKI KESEHATAN MENTAL BAIK

• memiliki sikap positif pada diri sendiri

• mengaktualisasi dirinya dengan baik

• memiliki cita-cita hidup dan merasa dirinya bertumbuh ke arah yang dia cita-citakan

• pribadi yang memiliki integritas, hidup sesuai dengan yang ia katakan dengan perbuatannya

• memiliki persepsi yang akurat terhadap realita

• tidak menyangkal hal-hal buruk yang terjadi di masa lalu dan masa kini


GEJALA MASALAH KESEHATAN MENTAL

Lelah berlebihan, mudah marah, sering konflik, cemas berlebihan dan berhalusinasi.


DAMPAK MASALAH KESEHATAN MENTAL DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Imun menurun sehingga mudah sakit, hubungan tidak harmonis, tidak produktif, pikiran melukai diri ataupun bunuh diri.


CARA MENJAGA KESEHATAN MENTAL

1. Tetap aktif dalam melakukan kegiatan sehari-hari

2. Menerima diri sendiri

3. Mendekatkan diri pada Tuhan

4. Mencurahkan isi hati kepada orang lain


BENTUK SUPPORT SYSTEM YANG PERLU DITERAPKAN

support system adalah lingkaran orang-orang terdekat dalam hidup seseorang yang memberikan dukungan sosial yang begitu krusial untuk kesehatan psikologis. Support system memiliki manfaat penting yaitu memberikan seseorang bisa menjaga kesehatan mental tetap baik dalam menjalani aktivitas. 

cara-cara yang harus dilakukan dalam membentuk supor sistem adalah mengenal support system, menjalin koneksi, gunakan teknologi dan bergabung dalam kelompok.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"My Holiday" 2023

  Mengisi Waktu Senggang Dengan Literasi Guna Menambah “ Isi ” Oleh : Tryana Nur Rahmadani Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Memb...